Seekor semut ingin menyebrangi katulistiwa, ia pernah mendengar bahwa di belahan bumi Utara terdapat banyak hal yang dapat membuat ia bahagia dan sejahtera. Berbeda dengan tempat tinggalnya yang panas, gersang, dan kering (*menyedihkan ya*).
Perjalanan panjang pun telah ditempuhnya dengan susah payah, panas, dingin, serta ancaman bahaya lainnya telah ia lewati sampai akhirnya ketika ia tinggal beberapa cm lagi dari garis katulistiwa,m ia bertemu seekor laba-laba yang menyapanya dengan nyaring..
"Hai! semut, kau tampak kelelahan, ada apa?"
"Aku baru saja menempuh perjalanan yang jauh untuk menyebrangi katulistiwa, tak kusangka batas katulistiwa itu sudah ada di depanku"
"Hmmm, memangnya apa yang hendak kau cari di seberang sana"
"Aku ingin mencari kebahagiaanku di sana"
"Hhmmm..., kebahagiaan katamu, memangnya ada apa di sana yang membuatmu bahagia", tanya laba-laba dengan menyelidik.
"Banyak hal, dan aku tak punya waktu untuk menjelaskannya kepadamu"jawab semut sambil berlalu.
"Hai! semut bodoh tidakkah kau menyadari bahwa tak ada perbedaan antara seberang sana dan di sini, coba kau lihat tanah di antara batas katulistiwamu itu, sama saja kan..., lihat mataharinya..., rasakan anginnya...., sama saja kan...."
Kata-kata sang laba-laba cukup membuat semut itu berpikir, dan..
"Iya ya, kenapa aku tak menyadari akan hal itu, apakah aku buta sejak tadi", pikir semut dengan tampang lugu. "Hahaha...ada benarnya juga kau, tapi... (to be continued)
Sabtu, 09 Februari 2008
Langgan:
Entri (Atom)

